Pengamat Youtuber

Di sela-sela kegiatan optimisasi gaming, ada yang menarik perhatian yaitu Youtube yang sedang menjadi pilihan juga untuk mengabadikan segala kegiatan dengan video. Yang lebih menarik jika video tersebut diunggah ke youtube dan dapat memenuhi syarat tertentu dapat mendapat penghasilan yang tidak terbatas.

Saya pernah mengunggah beberapa video tutorial untuk web dan moodle beberapa tahun yang lalu namun tujuan utamanya bukan untuk mendapat penghasilan dari youtube. Namun saat itu hanya untuk menyimpan video supaya tidak menggunakan hosting sendiri sebagai sarana tutorial di sekolah internet. Makanya hasilnya juga tidak begitu bagus.

Kini saya mulai tertarik kembali dengan youtube mengingat potensi mendapatkan konten kelihatannya bisa diperoleh walaupun tidak mudah.

Saat ini supaya proses belajar ini menjadi lebih pas, saya mencoba untuk :

Menjadi “Pengamat” Youtuber Terlebih Dahulu

Alasannya, bagi yang pernah menyentuh dunia online sejak 2009, menjadi youtuber kok merasa ketinggalan. Saya harus mengejar ketinggalan paling tidak pengetahuan karena tidak pernah mengoptimalisasi video kecuali screen recording itu tadi.

Selain untuk pembelajaran dari mulai mencari ide, membuat konten sampai pada optimisasi di youtube juga siapa tahu akan menjadi inspirasi juga bagi teman-teman yang berkunjung di web ini untuk menjadi youtuber pemula. Terlebih saat pandemi seperti ini diharuskan untuk berkreasi lebih banyak lagi.

Makanya akan saya coba ulas juga dan didikomentasikan melalui tulisan di blog ini dan channel youtube yang akan dibuat. (Akan update setelah channel youtube sudah hadir).

Banyak Youtuber Sukses Yang Jadi Motivasi

Inilah yang menjadi kekuatan utama untuk belajar lebih banyak karena melimpahnya youtuber Indonesia yang secara langsung ataupun tidak langsung untuk memberikan motivasi kepada kita seakan saat ini eranya diabadikan lewat video.

Tentu saja supaya menarik perhatian pemirsa kita harus membuat video yang berkualitas. Paling tidak, tidak dibuat asal-asal atau asal upload.

Untuk itulah saya mencoba berselancar di youtube untuk dapat pelajaran yang berharga. Menjadi “Pengamat” terlebih dahulu sebelum ngemodal bikiin usaha Production House yang lebih serius.

Sumber gambar : Tadho Reptilian

 

SHARE
Previous articleMenjadi Youtuber di Pesantren Kenapa Tidak?
Next articleGus Aldi, Youtuber Berani Tampil Beda
Nama aslinya Yayat. Blogging sejak tahun 2009, kemudian jeda seiring kedibukan di internet marketing / CPA. Suka fotografi dan saat ini sedang merencanakan untuk keliling Indonesia dalam rangka menyusun Direktori Batik, Kain Tenun dan Kerajinan Tangan asli Indonesia. Mohon dukungannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here