Kali ini saya menyukai gaya Soleh Solihun dan belajar banyak dari channel youtubenya yang menggunakan nama aslinya. Tampilan yang sederhana, kelihatannya tanpa ada editing, walaupun ada sangat sedikit, tulus, namun berisikan interview yang berkualitas ke orang yang diwawacarainya.

Dia bisa menggandeng sekelas Ahmad Albar, Aril Noal, dan banyak artis lain yang sedang naik daun. Beberapa mengulas majalah lama, dengan konon menggunakan kamera video hanya dari handphone saja. Juga tanpa tripod. Kadang lebih dari satu jam dia memegang hape, kadang juga disebutkan menggunakan kakinya, seperti yang saya lihat di youtubenya ketika mewawancarai Deddy Corbuzier.

Makanya artikel ini saya kasil judul :

Soleh Solihun Channel, Praktis, Ekonomis, Sedikit Berkumis

Ya, kelihatannya Kang Soleh Solihun ini adalah anti ribet. Apa yang dimiliki dan bisa digunakan maka dia gunakan. Jika tanpa perlu bantuan alat atau apapun tidak perlu digunakan. Namun isi wawancaranya kadang yang tidak muncul dan tidak bisa dikorek oleh orang lain baik di televisi maupun di youtube, dia bisa menggugah orang untuk menjawab, seperti yang saya lihat ketika mewawancara Aril Noah dan Andre Taulany.

Soleh Solihun juga pendengar yang baik. Dia biarkan yang diwawancara menyelesaikan jawabannya dengan tuntas terlebih dahulu, tidak memotongnya atau mendebatnya di tengah pembicaraan. Mengalir kayak obrolan biasa, namun berisi dengan materi wawancara yang enak diikuti. Ketika mewawancara Aril Noah, otomatis saya mengikutinya sampai selesai 2 jam. Saya tidak bisa mengikuti pewawancara yang sering motong seperti yang kerap dilakukan di televisi, padahal si pewawancara terkenal pintar atau yang satunya sedang naik daun.

Demikian juga tempat wawancara yang seadanya. Saya pikir selama ini hanya Deddy Corbuzier Channel yang paling sempit di studio padcastnya. Namun sekelas Soleh Soleh Solihun tidak mementikan background atau lingkungan sekitarnya. Tapi memperlihatkan isi wawancara untuk disuguhkan. Lebih ke mementingkan isi dibanding kemasan.

Yang unik, sesekali dia mewawancara orang dengan full bahasa Sunda. Lagi-lagi seperti dia mewawancara Aril Noah dan Dzamin Nur. Karena kebetulan kali dia orang yang lahir dan dibesarkan di Bandung sehingga bahasa Sundanya faseh walau tidak luwes layaknya orang Bandung.

Banyak channel yang digarap oleh Soleh Solehun seperti ketika mewawancara Raffi Ahmad dan Melly Goeslaw dia tampil dai 3 Second TV. Namun di channel ini kelihatannya menggunakan peralatan shooting yang jauh lebih lengkap.

Siapa Soleh Solihun?

Saya menemukan channelnya ketika searching penyanyi favorit saya yaitu Ahmad Albar. Dia sedang diwawancara dengan cara berdampingan. Bener-bener wawancara yang unik. Biasanya kan berhadapan. Ini bergaya welfie berdua dan ngobrol banyak hal.

Menurut wikipedia, Soleh Solihun adalah mantan wartawan Roling Stones. Majalah musik yang kesohor sejak tahun 2006. Kemudian dia terjun menjadi comedian setelah dia menjadi slah satu comic di Stand Up Comedy Indonesia.

Selain itu wikipedia juga mencatat kalau Soleh Solihun adalah salah satu bintang film di negeri ini dari tahun 2013 sampai tahun 2018. Tercatat ada 15 film diaman dia terlibat di dalamnya. Terakhir dia berperan sebagai Jentu di Film 3 Dara 2. Lulusan Fikom Unpad ini memang multi talenta.

Gaya Soleh Solihun inilah kelihatannya untuk dijadikan contoh bagi youtuber lain dimana isi yang berkualitas lebih penting dibanding peralatan atau properti shooting yang melimpah. Hanya dengan handphone dan pencahayaan yang ada bisa menghasilkan video yang bermanfaat.

Saya berlajar banyak dari sini. Ingin mempraktekan di perjalanan saya kelak untuk keliling Indonesia dengan praktis, ekonomis dan sedikit berkumis kayak Soleh Solihun Channel. Ha ha


Foto : Soleh Solihun Channel ketika mewawancara Andre Taulany.

 

SHARE
Previous articleMembuat Channel Youtube Pertama Khusus Untuk Kisah Keliling Indonesia
Next articleRencana Rute Keliling Indonesia
Nama aslinya Yayat. Blogging sejak tahun 2009, kemudian jeda seiring kedibukan di internet marketing / CPA. Suka fotografi dan saat ini sedang merencanakan untuk keliling Indonesia dalam rangka menyusun Direktori Batik, Kain Tenun dan Kerajinan Tangan asli Indonesia. Mohon dukungannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here